Siaran Pers Yayasan LKiS Yogyakarta
Sehubungan dengan Penyegelan Rumah Ibadah dan Kekerasan terhadap Pemeluk Ahmadiyyah, Manislor, Kuningan, Jawa Barat. Pada Kamis, 29 Juli 2010 kemarin, terjadi penyegelan terhadap rumah ibadah pemeluk Ahmadiyyah di Desa Manislor, Kuningan, Jawa Barat. Beriring dengan itu, terjadi juga kekerasan baik yang bersifat fisik maupun psikologis. Berkaitan dengan itu, kami ingin menyerukan:
- Kepada pemerintah dan aparat keamanan setempat untuk segera menghentikan usaha penyegelan dan memberikan perlindungan semaksimal dan sepenuhnya kepada setiap warga negara dari pemaksaan dan kekerasan dalam bentuk apapun.
- Kepada mereka yang terlibat dalam penyegelan dan penyerangan itu untuk menahan diri dan amarah, menghindarkan diri dari segala provokasi apapun, serta sudi menghormati perbedaan dan hak-hak asasi saudara sebangsa, termasuk dalam hak-hak beragama.
- Menuntut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk memberikan perhatian serius kepada tindak kekerasan dan pemaksaan terhadap kelompok-kelompok minoritas, termasuk kalangan Ahmadiyyah, yang akhir-akhir ini semakin massif.
- Kepada warga Ahmadiyah, untuk tetap bersabar dan semoga tetap dalam lindungan Allah SWT.
Yogyakarta, 30 Juli 2010
Hairus Salim HS
Direktur Pelaksana Harian Yayasan LKiS Yogyakarta
Terkait Penyegelan Rumah Ibadah dan Kekerasan terhadap Jemaat Ahmadiyah Manislor



Perkembangan dunia komik di Indonesia tergolong cukup memperihatinkan. Masuknya pelbagai ragam komik, terutama Manga, dari beberapa negara seakan mematikan kreativitas dan corak komik asli Indonesia. Era tahun 1980-an sampai pertegahan 1990-an yang disebut-sebut sebagai masa keemasan komik Indonesia seakan berakhir dengan masuknya komik-komik seperti Doraemon, Kung Fu Boy, Dragon Ball dari Jepang, serta komik bercorak lain yang diproduksi oleh perusahaan-perusahaan hiburan dunia, seperti Batman, Superman dan Spiderman. Komikus dan karya-karya komik Indonesia, seperti Tatang, S., mengilang setelah era tersebut.




